Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja pegawai Dinas Pemadam Kebakaran Kota Parepare. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Observasi, Wawancara, dan Kuisioner. Dengan menggunakan Analisis Deskriptif, Analisis Regresi Linier Berganda, Uji Simultan (Uji F), Uji Parsial (Uji T) dan Koefisien Determinasi (R2). Metode analisis yang digunakan yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Objek penelitian yaitu 35 orang pegawai kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Parepare. Hasil analisis data yang didapakan peneliti menunjukkan bahwa Pendidikan (Xı) berpengaruh secara parsial terhadap kinerja pegawai Dinas Pemadam Kebakaran Kota Parepare Hal ini ditunjukkan dalam koefisien Regresi X1 sebesar 0,700 menyatakan bahwa setiap kenaikan Pendidikan sebesar 1 satuan akan meningkatkan kinerja pegawai sebesar 0,700 satuan. Pelatihan (X2) tidak berpengaruh terhadap Kinerja pegawai Dinas Pemadam Kebakaran Kota Parepare yang diuraikan pada hasil uji t (uji parsial) sebesar 0,559 dengan nilai signifikan 0,580 dengan nilai signifikan 0,580. Pendidikan (X1) dan Pelatihan (X2) berpengaruh positif secara Simultan terhadap Kinerja Pegawai (Y). Hal ini di tunjukkan oleh nilai Sig ( 0,000) < 0,05 dan nilai Fhitung 11,591 > nilai Ftabel 3,28 yang berarti H2 diterima. Secara Parsial Pendidikan (X1) berpengaruh terhadap kinerja pegawai yang ditunjukan dari nilai sig 0,017 < 0,05 dan nilai thitung (2,528) > nilai ttabel (2,036) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima (H1 diterima). Sedangakan Pelatihan (X2) secara parsial tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y) yang ditunjukkan dari nilai sig 0,000 > 0,05 dan nilai thitung (0,580) < nilai ttabel ( 2,036) berarti Ho diterima dan Ha ditolak ( H1 ditolak). Pendidikan dan Pelatihan memberikan distribusi pengaruh sebesar 42,0 % terhadap Kinerja Pegawai, sedangkan sisanya yaitu sebesar 58,0 dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci: Pendidikan, Pelatihan, dan Kinerja Pegawai
Copyrights © 2022