Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui kesiapan data elektronik dalam mengimplementasikan Sistem Informasi dan Manajemen Pertanahan Nasional (SIMTANAS) dan untuk mengetahui implementasi Sistem Informasi dan Manajemen Pertanahan Nasional (SIMTANAS) dalam mencegah kepemilikan sertifikat ganda (overlapping). Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Pohuwato, dengan memilih tempat penelitian di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pohuwato yang bertujuan untuk mendapatkan data primer dan data sekunder. Data diperoleh dengan menggunakan tekhnik pengumpulan data melaluiwawancara dan dokumen-dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penyiapan data elektronik dalam implementasi SIMTANAS di BPN Kabupaten Pohuwato dilakukan berdasarkan data manual yang didapatkan dalam kegiatan pertanahan itu sendiri. Hingga dapat dikatakan bahwa implementasi SIMTANAS di BPN Kabupaten Pohuwato sendiri belum dilaksanakan secara maksimal. Selain itu pelayanan yang dilakukan masih berdasarkan KKP. 2) KKP web yang dijalankan sebagai bentuk dari pengaplikasian SIMTANAS pada BPN Kabupaten Pohuwato berfungsi mencegah terjadinya sertifikat ganda (overlapping) dengan Geo Spasial KKP yang memberikan data spasial bidang tanah yang terdaftar dan belum terdaftar. Secara keseluruhan aplikasi ini belum maksimal dikarenakan akurasinya bisa mencapai kesalahan radius 100 meter. Sehingga informasi data pertanahan yang dikelola oleh BPN kerap mengalami beberapa permasalahan, seperti terjadi tumpang tindih pada suatu bidang tanah dengan bidang tanah lainnya, dan berujung pada permasalah yang ditemui oleh PPAT sebagai mitra Kantor Pertanahan dan juga pada masyarakat sebagai pengguna pelayanan publik. Kata Kunci: Implementasi Sistem Informasi; Manajemen Sertifikat Ganda
Copyrights © 2022