Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pola adaptasi suami/istri etnis Jawa dalam beradaptasi terutama berinteraksi di kehidupan sehari-hari terhadap masyarakat sekitar di gampong Mesjid Trienggadeng, kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bertujuan memaparkan deskripsi pola adaptasi yang dilakukan oleh suami/istri etnis Jawa, terutama dalam berinteraksi di kehidupan sehari-hari terhadap masyarakat Aceh sekitar. Untuk menganalisa kasus tersebut, peneliti menggunakan teori Adaptasi Robert K. Merton. Dalam menentukan informan peneliti menggunakan teknik Purposive Sampling. Informan dalam penelitian ini yaitu lima suami/istri beretnis Jawa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah data terkumpul maka dilakukannya sebuah analisis data yang berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang ditemukan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa suami/istri etnis Jawa hanya melakukan Pola Adaptasi Konformitas dan Pola Adaptasi Ritualisme. Adanya Pola Adaptasi Konformitas dilakukan dengan cara mengikuti aturan dan adat serta budaya lingkungan tempat tinggal tersebut, seperti mengikuti berbagai kegiatan ataupun acara-acara, belajar berkomunikasi menggunakan Bahasa Aceh, kesamaan jenis pekerjaan serta membuka diri agar lebih akrab dengan masyarakat. Pola Adaptasi Ritualisme dilakukan dengan cara mengikuti budaya setempat yang aturannya baik untuk diikuti, jika tidak tergantung pada pribadi masing-masing. Karena budaya tidak dapat mempengaruhi pengambilan sebuah keputusan, hanya dengan mengikuti aturan setempat. Kata Kunci: Pola Adaptasi, Suami/Istri, Beda Etnis.
Copyrights © 2022