Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja BPR di Samarinda dengan menggunakan Analisis Modal, Aset, Manajemen, Pendapatan dan Liqudity atau yang biasa disebut CAMEL (Modal, Aset, Manajemen, Pendapatan, Likuiditas). Sampel dalam penelitian ini adalah 5 BPR yang beroperasi di Samarinda pada periode 2014-2016. Metode CAMEL berdasarkan rasio keuangan Capital Adequacy Ratio (CAR) untuk Modal, Kualitas Aktiva Produktif (KAP) dan Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) untuk Kualitas Aset, Manajemen Umum dan Manajemen Risiko untuk Manajemen, Return On Asset (ROA) dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) untuk Penghasilan, dan Rasio Kas (CR) dan Rasio Pinjaman terhadap Deposito (LDR) untuk Likuiditas. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini didasarkan pada metode penilaian tingkat kesehatan untuk Bank Perkreditan Rakyat yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia Direction No.30 / 12 / KEP / DIR pada 30 April1997 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan. Hasilnya menunjukkan bahwa dua dari lima BPR yang diteliti adalah predikat "Sehat", sementara yang lain berpredikat "Cukup Sehat" dan "Tidak Sehat"
Copyrights © 2018