Bank adalah lembaga keuangan yang berfungsi sebagai perantara keuangan. Bank menerima simpanan dari masyarakat dan kemudian menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit. Pencairan pinjaman memungkinkan investasi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa, mengingat semua aktivitas ini selalu dikaitkan dengan penggunaan uang. Penelitian ini didorong oleh meningkatnya jumlah pinjaman perbankan namun disertai aspek nonoptimal yang mendukung pemberian pinjaman perbankan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengujian faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan pemberian pinjaman perbankan, antara lain Capital Bank, DPK dan tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Penelitian ini menggunakan Bank Devisa Nasional Swasta Nasional secara keseluruhan sebagai unit objek, periode penelitian tahun 2011 - 2015 (basis tahunan). Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, pengujian hipotesis saat menggunakan uji t untuk menguji pengaruh variabel parsial dan uji - F untuk menguji pengaruh variabel secara simultan dan juga uji - R untuk menguji tingkat variabel kedekatan dengan tingkat signifikansi. dari 5%. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Capital Bank dan Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pinjaman bank. Sedangkan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan tidak berpengaruh positif signifikan terhadap pinjaman bank. Untuk meningkatkan pinjaman Bank Devisa Nasional Swasta Nasional wajib mengoptimalkan penggunaan sumber daya keuangan (modal) yang dimiliki dan melakukan dana lebih optimal.
Copyrights © 2017