Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh financial distress dan dividend payout ratio terhadap perubahan harga saham pada perusahaan manufaktur sektor industry dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2011 sampai dengan 2015, secara parsial. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industry dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2011 sampai dengan 2015. Sampel penelitian sebanyak 9 perusahaan manufaktur yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel financial distress berpengaruh terhadap perubahan harga saham, sedangkan dividend payout ratio tidak berpengaruh terhadap perubahan harga saham.
Copyrights © 2017