Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat daya saing komoditas agroindustri Kalimantan Timur. Data diambil dari Klasifikasi Standar Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) di Biro Pusat Statistik tahun 2010 dan Sistem Harmonisasi (HS) 2 digit dari World Costums Organization (WCO) selama 2010-2014. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis kompetitif Revealed Comparative Advantage (RCA), Revealed Symmetric Comparative Advantage (RSCA) dan Trade Specialization Index (ISP). Hasil penelitian menunjukkan 2 komoditas, yaitu pupuk dan minyak dan gas (migas), yang memiliki indeks rata-rata tertinggi RCA dan RSCA terus menerus selama 2010-2014. Dalam analisis ISP, indeks rata-rata tertinggi adalah 0,99 untuk lemak atau minyak hewani dan nabati dan produk pembelahannya, lemak yang dapat dimakan, lilin hewani atau nabati
Copyrights © 2019