Penelitian bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat baik langsung, tidak langsung, maupun secara keseluruhan. Sehingga, dapat mengetahui seberapa besar pengaruh dari upah minimum, pendidikan, serta tingkat inflasi terhadap pengangguran terbuka dan kemiskinan digunakan dua model. Model analisa adalah Analisis Jalur melalui program SPSS for windows versi 23.0. Penelitian berjenis data sekunder yang berasal dari beberapa Instansi Pemerintah dengan basis data panel-common effect (tahun 2014-2018), atau selama 5 kurun waktu di wilayah antar Provinsi (Kalimantan Barat, Tengah, Selatan, Timur, dan Utara) di Pulau Kalimantan. Temuan empiris dari studi menyatakan bahwa: (1) Upah minimum berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran terbuka, sementara pendidikan justru berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengangguran terbuka, sementara tingkat inflasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pengangguran terbuka; (2) Pengangguran terbuka justru berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kemiskinan; serta (3) Upah minimum berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan melalui pengangguran terbuka, sedangkan pendidikan dan tingkat inflasi sama-sama berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan melalui pengangguran terbuka.
Copyrights © 2019