Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran umum mengenai Perbandingan Keuangan Daerah Kabupaten Bulungan Sebelum dan Selama Kebijakan Otonomi Daerah. Studi ini menggunakan data sekunder dan pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis rasio pengukuran kinerja keuangan daerah yang terdiri dari rasio derajat desentralisasi fiskal, rasio kapasitas fiskal, rasio kebutuhan fiskal, dan rasio usaha fiskal. Dari infestigasi penelitian ini, peneliti memperoleh kesimpulan sebagai berikut: Untuk tingkat desentralisasi fiskal, ada perbedaan kinerja keuangan Kabupaten Bulungan pada periode sebelum dan selama otonomi daerah. Untuk kapasitas fiskal, ada perbedaan kinerja keuangan Kabupaten Bulungan pada periode sebelum dan selama otonomi daerah. Untuk kebutuhan fiskal, ada perbedaan kinerja keuangan pada periode sebelum dan selama otonomi daerah Kabupaten Bulungan. Sedangkan untuk usaha fiskal, peneliti menemukan perbedaan kinerja keuangan pada periode sebelum dan ketika otonomi daerah berlangsung di Kabupaten Bulungan.
Copyrights © 2018