Preeklamsia adalah salah satu komplikasi berbahaya dan penyumbang angka kematian pertama pada ibu hamil di negara maju dikarenakan terjadi peningkatan deportasi sel trofoblas yang akan menyebabkan kegagalan invasi ke arteri spiralis lalu berakhir dengan iskemik pada plasenta. Iskemik pada plasenta dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan janin dan berakhir pada kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh derajat preeklamsia terhadap kejadian BBLR di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate. Metode: Penelitian analitik dengan variabel derajat preklamsia ibu dan berat bayi lahir, dimana penentuan sampel menggunakan purposive sampling pada data rekam medis pasien preeklamsia yang dirawat inap pada periode 2017-2021. Hasil: Dari 166 sampel ibu melahirkan dengan preeklamsia didapatkan perbedaan yang tidak signifikan antara preeklamsia ringan dan berat terhadap kejadian BBLR (p=0,249). Kesimpulan: Hasil pada penelitian ini memperlihatkan bahwa kejadian BBLR dari preeklamsia ringan dan berat tidak memiliki perbedaan yang signifikan.
Copyrights © 2022