Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peristiwa campur kode di Pengajian Ba’dalMaghrib Bintaro masuk jenis campur kode apa dana apa penyebabnya dengan pendekatan Sosiolinguistik. Sumber data yang diperoleh yakni dengan teknik Simak, Catat dan Rekam. Penelitian ini menggunakan Metode deskriptif kualitatif bertujuan untuk menggambarkan situasi pada saat tuturan dan realitas sosial di masyarakat yang terjadi ketika menjadi objek penelitian dan kemudian menarik realitas tuturan tersebut untuk menjadi ciri, model, karakter, atau gambaran tentang situasi dan kondisi tertentu. Hasil dari penelitian ini terdapat peristiwa campur kode dalam interaksi Pengajian Bunayya Ba’dal Maghrib. Simpulan pada penelitian ini ialah Bahasa sebagai mediapengajaran da juga sebagai wawasan bagi si murid.
Copyrights © 2022