Jurnal Dekonstruksi
Vol. 9 No. 01 (2023): Jurnal Dekonstruksi Volume 9

Erotika dari Pameran Bersama Delapan Perupa

Asmudjo J. Irianto (institut teknologi bandung)



Article Info

Publish Date
19 Dec 2022

Abstract

Seni erotis atau erotika bukan genre yang cukup populer dalam seni rupa modern dan kontemporer Indonesia. Ada beberapa pelukis angkatan lama, seperti Basoeki Abdullah yang kerap melukis wanita telanjang, Affandi juga menghasilkan beberapa lukisan persetubuhan. Tahun 80-an Mochtar Apin cukup intens melukis wanita telanjang. Belakangan yang cukup sering melukis figur telanjang adalah Hendrik Lawrence dan Syakieb Sungkar. Namun secara keseluruhan Asmudjo J. Irianto melihat seni erotis memang tidak terlampau menonjol, dalam seni rupa kontemporer Indonesia. Memang tidak mudah menetapkan pengertian seni erotis. Seni erotis membutuhkan justifikasi estetik dalam menggambarkan seksualitas. Seringkali justifikasi estetik ini yang dipakai untuk membedakan antara seni erotis dengan pornografi, yang sama-sama merepresentasikan seksualitas. Namun justifikasi estetik juga bukan hal yang mudah untuk ditetapkan.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

dekonstruksi

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Dekonstruksi is a scientific journal published by Gerakan Indonesia Kita (GITA). This journal publishes scientific articles and research reports on the study of philosophy, art, social science, and cultural studies forth times a ...