Banyaknya pelaku UMKM yang terkena dampak dari akibat Pandemi Covid-19 menyebabkan kualitas dari sektor bisnis UMKM menurun hal ini tentunya sangat berpengaruh terhadap kondisi kestabilan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja upaya yang dapat dilakukan untuk menggerakan serta mengembangkan kembali sekor bisnis UMKM pasca Pandemi Covid-19 yang terjadi di Kab. Sumedang. Dengan bangkit kembali sektor bisnis UMKM yang telah mengalami keterpurukan selama Pandemi Covid-19, tentunya hal tersebut dapat mempengaruhi terhadap pendapatan daerah sehingga kesejahteraan masyarakat akan terjamin dan kondisi ekonomi masyarakan akan menjadi kuat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan menyebarkan kuesioner melalui media sosial seperti WhatsApp, Facebook dan Instagram dengan skala ukur instrumen yaitu menggunakan skala Likert. Penyebaran kuesioner ini ditujukan kepada para pelaku bisnis UMKM di Kab. Sumedang sejumlah 100 responden dari total populasi 10.695 hal ini dikarenakan peneliti menggunakan metode pengamblan sampel dengan metode purposive sampling dan dianalisis menggunakan bantuan program komputer SPSS 23.00 for Windows. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa secara parsial karakteristik wirausaha, pemberian pelatihan, dan pemberian modal usaha sangat berpengaruh positif signifikan terhadap pengembangan UMKM Pasca Pandemi Covid-19 di Kab. Sumedang. Sedangkan secara simultan variabel karakteristik wirausaha, pemberian pelatihan dan pengembangan modal juga berpengaruh positif signifikan terhadap pengembangan UMKM pasca pandemi Covid-19 di Kab. Sumedang.
Copyrights © 2022