Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan
2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor

Pemanfaatan Limbah Budidaya Ikan Lele dengan Kombinasi Limbah Cair Tahu Sebagai Pupuk Cair

Gita Fika Febriana (Program Studi Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya, Surabaya)
Rachmanu Eko Handriyono (Program Studi Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya, Surabaya)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2022

Abstract

Limbah budidaya ikan lele dan Limbah cair tahu diketahui dapat digunakan sebagai pupuk cair karena kandungan N,P dan K tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran kandungan N, P dan K  pada kombinasi limbah budidaya ikan lele dan limbah cair tahu serta untuk mengetahui rasio perbandingan limbah budidaya ikan lele dan limbah cair tahu yang optimum untuk pembuatan pupuk cair. Terdapat 3 variasi kombinasi yaitu 25% L: 75% T; 50% L : 50% T; dan 75% L :25% T. Berdasarkan hasil penelitian nilai Nitrogen (N) maksimum terdapat pada variasi perbandingan 75% limbah ikan lele : 25% limbah cair tahu dengan nilai 631,93 mg/l atau sebesar 0,0631%. Nilai fosfor maksimum terdapat pada variasi perbandingan 25% limbah cair tahu: 75% limbah budidaya ikan lele dengan nilai 96,51 mg/l atau sebesar 0,0096%. Nilai Kalium (K) maksimum terdapat pada variasi perbandingan 75% limbah ikan lele : 25% limbah cair tahu dengan nilai 640,23 mg/l atau sebesar 0,0640%. Rasio optimum terdapat pada variasi volumetric limbah 75% limbah budidaya ikan lele: 25% limbah cair tahu. Hal tersebut didasarkan pada hasil uji laboratorium yang menunjukkan meningkatnya nilai Nitrogen (N) dan Kalium (K) pada penggunaan volumetrik limbah tersebut. 

Copyrights © 2022