Limbah budidaya ikan lele dan Limbah cair tahu diketahui dapat digunakan sebagai pupuk cair karena kandungan N,P dan K tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran kandungan N, P dan K pada kombinasi limbah budidaya ikan lele dan limbah cair tahu serta untuk mengetahui rasio perbandingan limbah budidaya ikan lele dan limbah cair tahu yang optimum untuk pembuatan pupuk cair. Terdapat 3 variasi kombinasi yaitu 25% L: 75% T; 50% L : 50% T; dan 75% L :25% T. Berdasarkan hasil penelitian nilai Nitrogen (N) maksimum terdapat pada variasi perbandingan 75% limbah ikan lele : 25% limbah cair tahu dengan nilai 631,93 mg/l atau sebesar 0,0631%. Nilai fosfor maksimum terdapat pada variasi perbandingan 25% limbah cair tahu: 75% limbah budidaya ikan lele dengan nilai 96,51 mg/l atau sebesar 0,0096%. Nilai Kalium (K) maksimum terdapat pada variasi perbandingan 75% limbah ikan lele : 25% limbah cair tahu dengan nilai 640,23 mg/l atau sebesar 0,0640%. Rasio optimum terdapat pada variasi volumetric limbah 75% limbah budidaya ikan lele: 25% limbah cair tahu. Hal tersebut didasarkan pada hasil uji laboratorium yang menunjukkan meningkatnya nilai Nitrogen (N) dan Kalium (K) pada penggunaan volumetrik limbah tersebut.
Copyrights © 2022