Indonesia adalah tempat pertemuan lempeng pasifik, Eurasia dan IndoAustralia. Maka kasus gempa yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia harus diantisipasi secara serius yaitu dengan merencanakan gedung tahan terhadap gempa. Analisis Pushover adalah analisis nonlinier pada metode analisis gedung tahan gempa yang digunakan untuk mengetahui perilaku struktur yang runtuh saat elastis, plastis sampai keruntuhan struktur dan hasilnya dipakai menetukan level kinerja. Studi kasus menggunakan gedung “Office Momen Surabaya” yaitu gedung baja 10 lantai dengan sistem SRPMK yang direncanakan tahun 2015 akan dievaluasi kinerja struktur memakai metode pushover dan peraturan gempa SNI 1726 : 2019 dengan program SAP2000. Dari hasil analisis pushover didapat simpangan rasio dengan nilai total drift arah x 0,0062, y = 0,0051, nilai in-elastic drift arah x = 0,0042, y = 0,0031, maka gedung dikategorikan kinerja (SP-1) Immediate Ocupancy, serta daktilitas aktual arah x = 3,10 dan y = 2,61 dengan faktor R aktual arah x = 9,3 dan y = 7,8 yang memenuhi faktor R rencana = 8. Maka gedung masih dalam kondisi aman apabila gempa terjadi.
Copyrights © 2022