Biodiesel merupakan salah satu energi alternatif yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar mesin diesel. Biodiesel memiliki keuntungan bagi lingkungan karena berbasis dari sumber biomassa yang mudah diperbarui dan ramah lingkungan seperti minyak nabati, hewani maupun mikroalga. Pembuatan biodiesel dari mikroalga Nannochloropsis sp. menggunakan metode trans-esterifikasi microvawe-assisted. Reaksi trans-esterifikasi dilakukan dengan penggunaan katalis heterogen CaO/Hydrotalcite yang disintesis melalui metode impregnasi basah (wet impregnation). Katalis heterogen dipilih karena mudah untuk dilakukan proses recovery. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu reaksi pada rasio minyak alga:methanol (1:10 dan 1:25 v/v) dan katalis 4 wt% terhadap yield dan free fatty acid (FFA) dari crude biodiesel yang dihasilkan. Variabel berubah yang akan dilihat pengaruhnya terhadap hasil biodiesel yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu waktu reaksi (5, 10, 15, 20 dan 25 menit). Yield crude biodiesel terbaik yaitu sebesar 17,8% dan FFA 9,6 mg NaOH/g crude biodiesel dihasilkan dari rasio minyak alga (Nannochloropsis sp.) terhadap pelarut (metanol) dengan perbandingan 1:10 (v/v), rasio penambahan katalis CaO/Hydrotalcite terhadap minyak alga 4 wt% dan variasi waktu reaksi 20 menit dengan kondisi reaksi daya microwave 350 watt, dan pelarut n-heksana sebanyak 10 ml.
Copyrights © 2022