PT. Terminal Teluk Lamong adalah salah satu industri dalam skala besar, merupakan anak dari PT. Pelindo III, Perusahaan ini bergerak dalam bidang jasa pelayanan mempunyai fasilitas otomatis. Pada tahun 2020 terjadi gangguan sebanyak 20 kali pada sistem kelistrikan yang mengakibatkan overcurrent fasa PLN bernilai kecil kurang dari standart 0,2-0,3 detik (sehingga akan trip pada pada waktu 0,355 detik untuk overcurrent fasa) dampak dari gangguan tersebut dapat mengakibatkan terhentinya operasi dan memberikan kerugian yang cukup besar. Dengan demikian untuk mengatasi banyaknya gangguan tersebut, maka untuk mendapatkan setting arus lebih yang tepat pada sistem koordinasi proteksi (Overcurrent relay) pada sistem kelistrikan PT. Terminal Teluk Lamong pada penelitian ini menggunakan sebuah metode algoritma Neural Network, Nilai simulasi dari koordinasi rele arus lebih kemudian dibandingkan dengan setting konvensional menggunakan ETAP. Perbandingan hasil simulasi algoritma Neural Network menghasilkan error yang sangat kecil dari 10 kali training and tasting. Nilai yang digunakan berdasarkan pemilihan jumlah neuron dengan mempertimbangkan nilai Mean Squared Error (MSE) terkecil dari seluruh jumlah neuron yang diuji yaitu 3.50e-03 (Ip) dan 3.003e-06 (Tds).
Copyrights © 2022