Pisang merupakan tanaman buah yang bernilai ekonomi tinggi yang menjadi komoditi pertanian global terpenting ke-empat setelah beras, gandum dan susu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh jenis bonggol pisang dan dosis air kelapa terhadap pertumbuhan tunas pisang ambon. Penelitian telah dilaksanakan pada 20 Juni 2021 – 20 September 2021 di Screenhouse Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro. Rancangan percobaan penelitian menggunakan rancangan faktorial 3x4 dengan dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 kali ulangan. Faktor yang pertama adalah jenis bonggol pisang yang berasal dari bonggol pisang anakan (B1) dan bonggol yang sudah berproduksi (B2), serta faktor yang kedua adalah dosis air kelapa yang diberikan yaitu terdiri dari dosis 0 ml (P0), 300 ml (P1), 600 ml (P2), dan 900 ml (P3), dengan demikian terdapat 8 kombinasi perlakuan dengan 4 ulangan sehingga terdapat 32 unit percobaan. Parameter penelitian meliputi pecah mata tunas, tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar tanaman, jumlah akar, diameter batang yang kemudian dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi dosis air kelapa berpengaruh terhadap percepatan pecah mata tunas, tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar, jumlah akar, dan diameter batang. Jenis bonggol anakan dan bonggol yang telah berproduksi tidak berpengaruh pada pecah mata tunas, tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar, jumlah akar, dan diameter batang.
Copyrights © 2022