Mi adonan yang terbuat dari tepung yang telah digulung, dikeringkan dan dimasak dalam air mendidih. Mi pada umumnya terbuat dari tepung terigu yang berasal dari olahan terigu. Sehingga penulis tertarik untukmencoba, jika bahan dasar mi yaitu tepung terigu diganti dengan tepung biji nangka, dan untuk mengetahui kualitas dari tepung biji nangka jika diolah menjadi mi apakah lebih baik dibandingkan tepung dari gandum atau terigu. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dari mi berbahan dasar tepung biji nangka dari segi tekstur, warna, aroma dan rasa mi tersebut. Penelitian ini menggunakan data deksriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif, pendekatan kuantitatif karena ada pengumpulan data menggunakan istrumen kuisioner ada populasi dan sampel. Data kualitatif penelitian ini diproleh dari kuisioner tes uji orgaoleptik dari 2 orang yang ahli dibidang tata boga, 28 orang mahasiswa / masyarakat umum. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah, dipresentasikan dan disajikan dalam bentuk tabel. Data kuantitatif penelitian ini diperoleh dari hasil kandungan mie jika berbahan dasar tepung biji nangka. Hasil dari uji organoleptik mi dari tepung biji nangka berdasarkan tekstur mendapati skor sebesar 111 dengan kriteria kenyal, pada segi warna mendapati skor sebesar 110 dengan kriteria menarik, pada segi aroma mendapati skor sebesar 108 dengan sedap, dan pada segi rasa mendapati skor sebesar 124 dengan kriteria sangat enak.
Copyrights © 2022