Attazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Vol 7, No 1 (2023): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora

ANALISIS FRAMING BERITA PADA KASUS NARKOBA NIA RAMADHANI DI MEDIA ONLINE DETIK.COM DAN REPUBLIKA.CO.ID

Suci Imania, Anang Anas Azhar, Fakhrur Rozi (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
22 Dec 2022

Abstract

Abstrak: Media online merupakan sumber informasi kepada masyarakat yang diinformasikan melalui media online. Penelitian ini berjudul “Analisis Framing Pemberitaan Kasus Narkoba Nia Ramadhani di Media Online Detik.com dan Republika.co.id”. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui bagaimana media online detik.com dan republika.co.id dalam membingkai pemberitaan kasus narkoba yang dialami oleh seorang fublic figure Nia Ramadhani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Objek penelitian ini adalah empat berita terhitung sejak bulan juli 2021 hingga januari 2022. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu Teori Konstruksi sosial media massa. Hasil penelitian ini menunujukkan bahwa Republika.co.id menggunakan teknik sesuai analisis framing Zhongdang pan dan Gerald M. Kosicki. berita yang ditayangkan pada Republika.co.id berbeda halnya dengan Detik.com cenderung menekankan berita yang bertentangan dan memunculkan prokontra baru dan kurang konsisten maupun kurang fokus dalam membahas kasus pemberitaan narkoba Nia Ramadhani. Detik.com juga berusaha melakukan framing terhadap kasus Nia Ramadhani dengan mencoba menyederhanakan peristiwa yang panjang dan cukup rumit. Bagian berita seperti judul, lead, maupun pernyataan sumber memegang peranan besar dalam framing ini. karena ketika melihat sebuah berita khalayak justru akan membaca judul atau lead terlebih dahulu. Dari segi struktur wacana framing (sintaksis, skrip, tematik, retorik) terdapat perbedaan antara yang ditampilkan dalam berita Detik.com dan Republika.co.id. Perbedaan tersebut terutama terlihat dari struktur retorik. Detik.com lebih menekankan sisi pro kontra dibanding republika.co.id yang lebih menekankan sisi positif.

Copyrights © 2023