Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan pemerintah dalam pengembangan usaha mikro di empat titik nol di Kecamatan Ajangale Kabupaten Bone. Metode penelitian yang digunakan adalah tipe kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Informan kunci adalah kepala kantor koperasi dan beberapa kepala unit divisi serta usaha mikro. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan teknik kualitatif interaktif. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa kebijakan pemerintah melalui pelayanan koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bone memberikan perlindungan, kemudahan, dan pemberdayaan bagi setiap pelaku usaha mikro berupa kemudahan memperoleh izin usaha, bantuan modal usaha melalui pengembangan kemitraan dengan perbankan dan juga Badan Usaha Milik Desa. Selain itu, dinas koperasi juga melaksanakan pengembangan usaha mikro melalui hal-hal yang implisit yaitu memberikan pelatihan kepada para pelaku usaha seperti cara membuat produk yang baik, sistem pengenalan pasar, sistem pemasaran yang semuanya berbasis digitalisasi. Sistem pelatihan ini dilakukan secara berkesinambungan dan berkala dengan harapan setiap usaha mikro yang ada di Kecamatan Ajangale Kabupaten Bone dapat dibina untuk terciptanya pengembangan usaha ke jenis usaha kecil atau menengah sehingga juga dapat memberikan perluasan lapangan kerja dan berdampak pada pendapatan aset daerah di Kabupaten Bone.
Copyrights © 2022