Latar Belakang: Kehamilan remaja lebih rentan mengalami masalah kesehatan dikarenakan ketidaksiapan fisik dan psikologis. Oleh karena itu, perlunya mengetahui berbagai bentuk layanan Antenatal Care bagi remaja hamil yang sangat dibutuhkan selama masa kehamilan. Metode: Literature review menggunakan teknik pencarian artikel penelitiaan melalui database elektronik pada PubMed dan Science Direct, dan search engine seperti Google Scholar dalam rentang tahun 2016-2020. Hasil: Ibu hamil berusia remaja sudah baik dalam pemanfaatan Antenatal Care. Tetapi masih terdapat remaja yang terlambat mendaftarkan Antenatal Care. Faktor yang mendukung remaja dalam pemanfaatan Antenatal Care adalah penerimaan yang baik oleh petugas kesehatan, pendidikan dan pengetahuan yang baik, pengambilan keputusan yang dibuat sendiri, sudah menikah, dan mempunyai pekerjaan lepas/tidak. Sedangkan faktor penghambat yaitu jarak fasilitas kesehatan, kualitas pelayanan kesehatan yang buruk, stigma, prilaku buruk wanita hamil yang lebih tua, status perkawinan lajang atau tunggal, keputusan yang dibuat oleh orang lain, keuangan, kurang pengetahuan, dan status Human Immunodeficiency Virus. Kesimpulan: Pemanfaatan Antenatal Care pada ibu hamil remaja sudah baik. Namun masih terdapat remaja dengan pemanfaatan Antenatal Care yang tidak adekuat. Oleh karena itu tenaga kesehatan diharapkan dapat memotivasi remaja agar memanfaatkan Antenatal Care secara adekuat.
Copyrights © 2022