Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan
Vol 11, No 3 (2016)

HUBUNGAN PEMBERIAN ASI DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 6-23 BULAN DI KELURAHAN KLITREN GONDOKUSUMAN YOGYAKARTA TAHUN 2016

Laelatunnisa, Th. Ninuk Sri Hartini, Nugroho Susanto (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Jul 2016

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita sebagian besar ditentukan oleh jumlah ASI yang diperoleh, termasuk energi dan zat gizi lainnya yang terkandung di dalam ASI. Terjadinya rawan gizi pada bayi disebabkan antara lain oleh karena ASI (Air Susu Ibu) banyak di ganti oleh susu formula atau makanan pendamping ASI dengan jumlah dan cara yang tidak sesuai kebutuhan. Praktek pemberian ASI yang sehat mengurangi angka kematian, mortalitas, morbiditas serta meningkatkan kekebalan tubuh untuk pertumbuhan dan pengembangan balita yang optimal. Pada ibu menyusui dikaitkan dengan emosional yang ditingkatkan oleh bayi mengurangi resiko kanker payudara.WHO merekomendasikan bahwa bayi diberi ASI secara esklusif pada enam bulan pertama, diikuti dengan makanan pendamping ASI selama dua tahun atau lebih.Tujuan: Mengetahui hubungan pemberian ASI dengan status gizi bayi balita 6-23 bulan di Kelurahan Klitren, Gondokusuman, Yogyakarta 2016.Metode Penelitian: Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Klitren, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Desain penelitian adalah Cross-sectional. Subyek penelitian adalah balita usia 6-23 bulan di Kelurahan Klitren yang berjumlah 92 balita menggunakan total sampling.Hasil: balita yang masih diberi ASI sebesar 77,3% mempunyai status gizi baik, balita yang mempunyai status gizi kurang sebesar 16%, balita yang mempunyai status gizi lebih sebesar 4% dan balita yang mempunya status gizi buruk sebesar 2,7%. 52,9% balita yang sudah tidak diberi ASI mempunyai status gizi baik, balita yang mempunya status gizi kurang sebesar 35,3%, dan balita yang mempunya status gizi lebih dan buruk sebesar 5,9%. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI dengan status gizi balita usia 6-23 bulan (P < 0,05).Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara pemberian ASI dengan status gizi pada balita usia 6-23 Bulan di Kelurahan Klitren, Gondokusuman, Yogyakarta 2016.Kata Kunci: pemberian ASI, status gizi balita.Mahasiswa Program D-IV Bidan Pendidik UNRIYODosen Poltekkes Kemenkes YogyakartaDosen Universitas Respati Yogyakarta

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

Medika

Publisher

Subject

Nursing Public Health

Description

Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan welcome submission in the area of health sciences and practices. Focus and Scope: Medicine Nursing Midwifery Public Health Nutrition Physiotherapy Health technology The manuscript must be Original ...