Kualitas udara dalam ruagan merupakan faktor resiko bahaya yang dapat mempengaruhi kesehatan pekerja. Penurunan kualitas udara dalam ruangan dapat menyebabkan sick building syndrome. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas udara dalam ruangan perkantoran dengan parameter SO2, CO, NO2, DAN TSP. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang dilakukan pada perusahaan PT Karyatara Cemara Indah yang bergerak dibidang sector kegiatan bongkar muat curah cair propylene di Kawasan Pelindo II, Panjunan Lemahwungkuk Kota Cirebon, Jawa Barat. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 3 ruangan dengan parameter SO2, CO, NO2, DAN TSP. Metode yang digunakan untuk parameter NO2 dan SO2 yaitu dengan menggunakan spektrofotometri, CO menggunakan metode CO analyzer dan debu total menggunakan metode Gravimetri. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah konsentrasi SO2 tertinggi berada di bagian maintenance sebesar 0,1130 mg/m3 dengan nilai RQ 0,3594. Dalam hal ini konsentrasi tersebut masih di bawah NAB dan untuk nilai RQ juga dalam tingkat risiko aman. Konsentrasi CO tertinggi terdapat di bagian maintenance dengan nilai 1,9235 mg/m3 dengan nilai RQ 0,0208. Konsentrasi NO2 tertinggi terdapat di bagian maintenance dengan nilai 0,0510 mg/m3 dengan nilai RQ 0,3967 dan Konsentrasi TSP tertinggi terdapat di bagian maintenance dengan nilai 2,3040 mg/m3 dengan nilai RQ 0,0787. Nilai konsentrasi SO2, CO, NO2 dan TSP berada jauh di bawah NAB dan nilai RQ juga masih dalam tingkat risiko aman. Upaya untuk meminimalisir gangguan yang disebabkan oleh keempat risk agent tersebut bisa dilakukan pengaturan lingkungan kerja, pengaturan jam kerja, dan selalu melakukan pemantauan konsentrasi risk agent
Copyrights © 2021