Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh inflasi sebagai variabel moderator determinan struktur modal 120 perusahaan sektor industri manufaktur yang go public di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah profitabilitas, tangibilitas, ukuran aktiva perusahaan, pertumbuhan aktiva perusahaan, dan non debt tax shields, sedangkan variabel dependennya adalah rasio utang. Teknik analisis data menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil analisis data menunjukkan bukti bahwa perilaku pendanaan perusahaan terbuka industri manufaktur sampel penelitian ini mengikuti teori static/trade-off yang ditunjukkan pengaruh signifikan positif profitabilitas terhadap rasio utang, dan ditemukannya efek pertumbuhan aktiva perusahaan yang semakin positif terhadap rasio utang ketika inflasi meningkat. Lebih lanjut terpaparkan bahwa inflasi signifikan memoderasi pengaruh profitabilitas, ukuran aktiva perusahaan, dan pertumbuhan aktiva perusahaan terhadap rasio utang, sedangkan pada pengaruh tangibilitas, dan non-debt tax shields, inflasi belum cukup bukti memoderasi determinan struktur modal.
Copyrights © 2020