Tindakan manajemen laba dengan memanipulasi laba merupakan tindakan egoistik agen untuk merekayasa laba dengan tujuan tertentu. Implementasi good corporate governance (GCG) disinyalir dapat meminimalisir tindakan tersebut. Kualitas audit dan ukuran perusahaan diduga berdampak atas manajemen laba. Teknik kuantitatif dipilih sebagai metode penelitian serta proses pengumpulan data kedua yang berupa laporan keuangan tahunan perusahaan dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi. Studi ini bertujuan guna mengkaji apakah GCG, ukuran perusahaan, dan kualitas audit memiliki pengaruh atas manajemen laba atas perusahaan BUMN yang teregistrasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil studi menunjukkan kepemilikan manajerial dengan nilai t-hitung > t-table (-2,713> 1,6636) dan kualitas audit dengan nilai t-hitung > t-table (-3,863 > 1,6636) dinyatakan memiliki pengaruh atas manajemen laba. Variabel lain seperti kepemilikan institusional, dewan komisaris independen, ukuran dewan komisaris, komite audit, dan ukuran perusahaan tidak mempengaruhi manajemen laba.
Copyrights © 2021