Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menguji hubungan antara kualitas audit, financial distress dan ukuran perusahaan terhadap manajemen laba sebelum dan pada situasi pandemic covid19. Manajemen laba diukur menggunakan discretionary accruals model modifikasi Jones. Data yang digunakan penelitian ini adalah data sekunder dari laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di S&P Capital IQ dengan total 618 observasi dengan menggunakan teknik purposive sampling pada perusahaan industri manufacturing di negara Indonesia untuk periode 2018-2020. Penelitan ini menemukan bukti bahwa kualitas audit tidak memiliki pengaruh terhadap manajemen laba, financial distress memiliki pengaruh positif terhadap manajemen laba dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh negative terhadap manajemen laba. Penelitian ini menujukkan bahwa Covid19 sebagai variable moderasi memperkuat pengaruh negative kualitas audit terhadap manajemen laba, tetapi menemukan bukti bahwa financial distress tidak memiliki pengaruh terhadap manajemen laba dan mempengaruhi hubungan positif ukuran perusahaan terhadap manajemen laba dalam masa COVID19
Copyrights © 2022