Transformasi sistem pembayaran secara tunai beralih ke pembayaran digital telah merubah cara transaksi jual beli barang maupun jasa, hal ini membuat transaksi menjadi efektif dan efisien dari pihak penjual maupun konsumen. Dengan mempelajari faktor yang mempengaruhi resistensi konsumen maka dapat mengetahui mengenai strategi yang tepat dan menjadikan acuan untuk mengembangkan strategi pemasaran yang tepat. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi resistensi pengguna aplikasi layanan publik mulai dari faktor kekhawatiran privasi informasi, kekhawatiran pengawasan pemerintah, resiko keamanan, hambatan penggunaan aplikasi, hambatan kompleksitas, hambatan nilai, dan pengaruh sosial. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dan desain korelasional dengan banyaknya sampel yang digunakan berjumlah 170 orang. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Resistensi pengguna berpengaruh negatif dan signifikan terhadap minat untuk menggunakan Aplikasi Pembayaran Seluler Di Indonesia. 2) Kekhawatiran privasi informasi, kekhawatiran pengawasan pemerintah, resiko keamanan, hambatan penggunaan aplikasi, hambatan kompleksitas, hambatan nilai, dan pengaruh sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap resistensi pengguna dalam menggunakan aplikasi pembayaran seluler di indonesia. 3) kekhawatiran privasi informasi, kekhawatiran pengawasan pemerintah, resiko keamanan, hambatan penggunaan aplikasi, hambatan kompleksitas, hambatan nilai, dan pengaruh sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketidakpercayaan pengguna dalam menggunakan aplikasi pembayaran seluler di indonesia. 4) sedangkan untuk variabel pengaruh sosial memiliki hasil tidak berpengaruh terhadap terhadap terhadap resistensi pengguna melalui variabel mediasi ketidakpercayaan pengguna dalam menggunakan aplikasi pembayaran seluler di Indonesia. 5) Usia, jenis kelamin, dan tempat tinggal pengguna tidak berpengaruh terhadap minat untuk menggunakan aplikasi pembayaran seluler di indonesia.
Copyrights © 2022