Jumlah remaja perempuan yang melahirkan didunia setiap tahun sekitar 16.000.000 orang. Dari jumlah tersebut diperkirakan 90% sudah menikah dan terdapat kasus meninggal dunia sekitar 50.000 orang. Pada remaja yang usia ≤20 tahun diperkirakan kasus kematian pada ibu dan bayi baru lahir 50% dibandingkan pada remaja usia ≥20 tahun. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan antara fungsi orang tua, dengan pendidikan kesehatan reproduksi remaja pada perilaku sikap pencegahan kehamilan dini pada remaja. Jenis penelitian survey analitik, pendekatan cross-sectional. Besar sampel 50 orang remaja putri, dengan tingkat pendidikan SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. Analisis data menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan fungsi orang tua dengan pendidikan kesehatan reproduksi remaja pada sikap pencegahan kehamilan dini di Desa Passo (p=0.000). Pelayanan kesehatan remaja menjadi program pelayanan yang dapat meluas bukan saja pada remaja yang masih bersekolah, tetapi dapat menyentuh remaja yang putus sekolah. Kata kunci : fungsi orang tua; pendidikan kesehatan reproduksi; kehamilan dini
Copyrights © 2022