Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis pengembanangan budaya literasi di Sekolah Dasar YPPK Bomomani Kecamatan Mapia, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskripsitif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Data di analisis dengan model interaktif yang terdiri dari data reduction, data display, dan verification. Pengecekan keabsahan data, dilakukan dengan meningkatkan ketekunan pengamatan dan triangulasi. Proses pengembangan budaya literasi dasar dilakukan melalui tiga tahapan yaitu: (1) perencanaan pengembangan budaya literasi, diwujudkan dalam bentuk perumusan tujuan, perumusan program, perumusan strategi, dan pengelolaan sarana dan prasarana. (2) implementasi pemgembangan budaya literasi. Implementasi pengembangan budaya dari proses pembiasaan, pengembangan, dan pengajaran. (3) evaluasi dilaksanakan berupa evaluasi sebulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implikasi pengembangan budaya literasi dapat meningkatkan kegemaran, ketertarikan, dan minat membaca pada siswa.
Copyrights © 2022