Kepuasan tercapai ketika kualitas memenuhi dan melebihi harapan, keinginan dan kebutuhan pelangan. Sebaliknya bila kualitas tidak memenuhi dan melebihi harapan, keinginan dan kebutuhan pelangan maka kepuasan tidak tercapai. Untuk mengukur jasa pelayanan dapat digunakan dimensi kualitas jasa yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty. Dan dalam faktor pribadi pelanggan atau konsumen meliputi umur, pekerjaan, kondisi ekonomi, dan gaya hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien di pelayanan pendaftaran rawat jalan Rumah Sakit Regional Eduardo Ximenes Baucau Timor Leste. Metode penelitian ini adalah kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional, dengan jumlah sampel 76 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis statistik yang digunakan adalah Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik pasien terbanyak berjenis kelamin perempuan (57,9%) dengan pekerjan Pensiunan/ Pengangguran/ Ibu Rumah (36,8%) berumur 26-35 tahun (34,2%) dan kedatangan sebagai pasien lama (55,3%). Tingkat kepuasan pasien secara keseluruhan dinyatakan kurang memuaskan (51,3%). Distribusi frekuensi jenis kelamin terhadap kepuasan pasien berjenis kelamin perempuan(44 orang) terdapat 50,0% yang merasa kurang memuaskan, 4,5% merasa memuaskan dan 45,5% merasa sangat memuaskan sedangkan karakteristik reponden perkerjaan terhadap kepuasan pasien bahwa pekerjaan responden yang pensiunan/penanguran/IRT (28 orang) terdapat 50,0% yang merasa kurang memuaskan, 3,6% merasa memuaskan dan 46,4% merasa sangat memuaskan. Ada hubungan antara umur (p=0,034) dengan Kepuasan pasien di pelayanan pendaftaran rawat jalan di Rumah Sakit Regional Eduardo Ximenes Baucau (p<0,05). Dimensi kepuasan pasien dapat ditingkatkan di pelayanan pendaftaran rawat jalan di Rumah Sakit Regional Eduardo Ximenes Baucau adalah tangibles, reliability, dimensi assurance, dan emphaty.
Copyrights © 2022