Jurnal Dedikasi Hukum
Vol. 2 No. 3 (2022): December 2022

Edukasi Anti-Hoax Untuk Remaja Desa: Perspektif Literasi Digital dan Hukum

Ahmad Habib Al Fikry (Fakultas Hukum, Semarang State University)



Article Info

Publish Date
26 Dec 2022

Abstract

Revolusi industri 4.0 mengonvergensikan antara manusia dan manfaat teknologi informasi dan komunikasi dalam kehidupannya. Bagaikan mata uang dengan dua sisi, teknologi informasi dan komunikasi dapat memberikan dampak positif atau justru negatif bagi manusia. Hoax merupakan salah satu dampak negatif atas pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Fenomena problematik ini diperparah dengan adanya kemajuan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di belahan dunia dari berbagai lapisan masyarakat yang satu di antaranya adalah remaja. Penulisan berdasarkan pada kegiatan pengabdian yang bertujuan untuk: (i) menjelaskan hoax dalam perspektif literasi digital dan hukum; dan (ii) menjelaskan edukasi anti-hoax untuk remaja desa. Hasil menunjukkan bahwa: (i) hoax berkaitan dengan literasi digital dan hukum. Pengetahuan dan pemahaman tentang hoax dan pengaturan hukumnya yang baik dapat menjadi penanggulangan penyebaran hoax di era digital; (ii) remaja Desa Kajar diberikan edukasi anti-hoax seperti cara mengetahui kebenaran informasi dan ketentuan hukum tentang hoax.   Anti-hoax Education for Rural Youth: Digital and Legal Literacy Perspectives The industrial revolution 4.0 converges between humans and the benefits of information and communication technology in their lives. Like a coin with two sides, information and communication technology can positively or negatively impact humans. Hoax is one of the negative impacts of information and communication technology use. This problematic phenomenon is exacerbated by the progress in the use of information and communication technology in various parts of the world from various walks of life, one of which is youth. The writing is based on community service activities that aim to: (i) explain hoaxes from the perspective of digital and legal literacy; and (ii) explain anti-hoax for rural youth. The results show that: (i) hoaxes are related to digital and legal literacy. Knowledge and understanding of hoaxes and good legal arrangements can be a countermeasure for the spread of hoaxes in the digital era; (ii) the youth of Kajar Village are given anti-hoax such as how to find out the truth of information and legal provisions regarding hoaxes.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jdh

Publisher

Subject

Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Ruang lingkup jurnal Dedikasi Hukum berkaitan dengan pengabdian kepada masyarakat dengan berbagai topik di bidang hukum yang berbasis penelitian seperti: Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan dan advokasi, Pengembangan dan pemberdayaan Masyarakat, Pendampingan Masyarakat, dan Uji Coba Ilmu ...