Permasalahan yang dihadapi masyarakat cukup komplek terutama masalah ekonomi. Kebanyakan mata pencaharian mereka rata-rata petani sawah, mereka terbantu dengan adanya peternakan sapi, kambing dan bebek yang menjadi penopang hidupnya. Karena itu, dalam rangka membantu masyarakat dukun Ngaranan dari aspek pengembangan ekonomi, pengabdi menawarkan solusi yang dapat memberikan ilmu dan keterampilan yaitu pemanfaatan sampah organik menjadi kompos. Hal ini diharapkan bisa membantu mengurangi beban biaya kebun. Adapun metode pelaksanaan pengabdian yang digunakan adalah dengan melakukan pelatihan langsung dalam bentuk ceramah di hadapan masyarakat hingga mereka dapat memahaminya dan mempraktikannya dan dilanjutkan sesi diskusi. Hasil pengabdian ini adalah: Pertama, membantu masyarakat untuk meningkatkan kualitas tanah kebun yang subur dan menghasilkan hasil panen yang cukup bagus. Kedua, pemanfaatan sampah organik cukup membantu dalam mengurangi beban biaya yang dikeluarkan petani Ngaranan. Ketiga, pengabdian ini menarik perhatian masyarakat sehingga mereka merasakan manfaat atas pelatihan yang disampaikan karena bisa langsung dipraktekkan di lapangan. Keempat, pengabdian ini merupakan dakwah Islam yang cukup menarik simpati dari dua agama yang berada di Ngaranan yakni Islam dan Kristen sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai ajaran Islam kepada masyarakat Ngaranan. Mereka mau menerima dakwah Islam dalam bentuk perbuatan nyata (bil al-hal) tersebut yang menghadirkan Islam yang rahmatan lil alamin.
Copyrights © 2022