Penelitian ini tujuannya melihat kontribusi regulasi emosi terhadap resiliensi mahasiswa dengan rentang usia remaja pasca kematian orang tua kandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi yang terlibat ialah mahasiswa dengan rentang usia remaja yang salah satu atau kedua orangtuanya telah meninggal. Sampling menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 99 responden. Alat ukur yang digunakan adalah Emotional Regulation Questionnaire (ERQ) dari Siswandi & Caninsti (2020) yang berdasarkan pada dimensi-dimensi Gross & John (2003). Sedangkan, Skala resiliensi menggunakan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) dari Rinaldi (2011) berdasarkan pada aspek-aspek yang Connor & Davidson. Hasil uji hipotesis diperoleh p = .000 (p<0.05) dan nilai R2 = 0.549, yang berarti bahwa regulasi emosi berpengaruh terhadap dengan kontribusi resiliensi mahasiswa dengan rentang usia remaja pasca kematian orang tua kandung sebesar 30,2%. Kata kunci: Regulasi emosi, resiliensi, remaja, kematian orangtua
Copyrights © 2022