Dari hasil observasi permasalahan yang muncul berkenaan dengan pengelolaan lahan pertanian yang sempit, padahal keperluan masyarakat tani terhadap hasil tani cukup besar, praktik sewa lahan dengan taraf penjualan yang rendah berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat tani. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah memperkenalkan model pertanian perkotaan sebagai alternatif cara bercocok tanam dengan kondisi lahan yang sempit. Langkah yang ditempuh pada pengabdian ini diproses dengan tiga tahap yaitu, 1) tahap persiapan; 2) tahap pelaksanaan ; 3) tahap evaluasi Hasil dari wawancara menunjukkan penerimaan yang baik dari peserta terdapat perubahan cara pandang untuk pengelolaan lahan sempit, menambah wawasan ada potensi untuk mengubah pola pertanian yang bisa menjadi destinasi wisata. Kemudian, peserta juga memiliki motivasi untuk mencoba praktik optimalisasi pengelolaan lahan sempit
Copyrights © 2022