Pencemaran lingkungan yang terjadi di Sungai Ciliwung yang mengalir dari Bogor hingga DKI Jakarta menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di DKI Jakarta ketika musim hujan. Pencemaran tersebut disebabkan oleh penduduk di sekitar sungai yang masih membuang sampah rumah tangga ke dalam aliran sungai. Permasalahan sampah tersebut menjadi perihal yang perlu diatasi oleh pemerintah dan juga kesadaran dari masyarakat dalam membuang sampah. Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah desain kapal kerja pembersih sampah yang sekaligus dapat memisahkan antara sampah organik dan non-organik. Proses desain diawali dengan menghitung volume sampah harian berdasarkan data rekapitulasi volume sampah 2018-2021 dari UPK Badan Air DKI Jakarta. Kapal direncanakan beroperasi dari Pintu Air Manggarai hingga Pintu Air Karet. Ukuran utama ditentukan menggunakan metode geosim procedure. Kapal ini dilengkapi dengan mesin pemilah yang dapat memisahkan antara sampah organik dan non-organik. Kapal ini menggunakan conveyor belt untuk proses loading dan unloading sampah. Hasil perhitungan dan analisa yang telah dilakukan menunjukkan kapal pembersih sampah berlambung katamaran dengan ukuran utama Loa= 12,4 m; Lpp= 10,7; B = 7 m, H = 1,8 m; T = 0,8 m. Mesin penggerak utama kapal ini memiliki daya sebesar 2×6,6 kW dengan kecepatan dinas 5 knot. Kapal yang didesain telah memenuhi kriteria freeboard minimal sesuai NCVS, memenuhi kriteria trim sesuai SOLAS Chapter II-1 Part B-1 dan memenuhi kriteria stabilitas utuh untuk kapal kecil (L<24 m) dari Germanischer Lloyd. Biaya pembangunan kapal sebesar Rp 1.398.761.820 dengan biaya operasional sebesar Rp 252.921.124.
Copyrights © 2022