Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh rasio bahan:pelarut dan waktu ekstraksi dengan mikrowave terhadap ekstrak etanol kulit kopi robusta sebagai sumber aktivitas antioksidan dan untuk mendapatkan rasio bahan:pelarut dan waktu ekstraksi terbaik yang dapat menghasilkan ekstrak etanol. kulit kopi robusta sebagai sumber antioksidan. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok faktorial, yang dikelompokkan menjadi 2 kelompok berdasarkan waktu pelaksanaan dan terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah rasio bahan:pelarut yang terdiri dari 3 taraf yaitu 1:20 ; 1:30 ; 1:40. Faktor kedua adalah waktu ekstraksi yang terdiri dari 3 taraf yaitu 5, 10, dan 15 menit. Data dianalisis dengan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan bahan:pelarut dan waktu ekstraksi berpengaruh sangat nyata terhadap rendemen, total fenolat, total flavonoid, dan aktivitas antioksidan. Interaksi antar perlakuan berpengaruh sangat nyata terhadap aktivitas anti oksidan dan total flavonoid. Dan berpengaruh nyata terhadap kandungan total fenol. Rasio padat terhadap pelarut dan waktu ekstraksi tidak berpengaruh nyata terhadap rendemen kulit kopi robusta. Perlakuan terbaik menunjukkan perbandingan padat terhadap pelarut 1:30 selama 10 menit menggunakan microwave dengan karakteristik yield 8,86±0,08%, total fenol 8,55±0,13 mg GAE/g ekstrak, total flavonoid 6,87±0,12 mg QE/g ekstrak , dan aktivitas antioksidan adalah 37,84±0,14 mg GAE/g ekstrak.
Copyrights © 2022