Penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak berbagai arah medan magnet dan campuran minyak nabati terhadap bentuk, tinggi, dan suhu nyala api selama pembakaran premixed. Penelitian ini penting untuk menggantikan bahan bakar fosil dengan minyak nabati. Bahan bakar yang digunakan adalah campuran minyak kapas dan jarak Blending 50% (B50) diisikan ke ketel dengan volume 600 ml, kemudian dipanaskan dengan suhu 300oC dan menempatkan 2 magnet permanen diujung burner. Penelitian ini menemukan kekuatan medan magnet yang besar terjadi dimedan magnet tarik, sehingga membuat nyala api lebih terang (transparant) dan lebih stabil dibandingkan dengan magnet tolak dan tampa magnet. Medan magnet menghasilkan gaya lorent secara kontinyu memotong mata rantai kimia bahan bakar mengakibatkan getaran magnetic dinyala api, beberapa Oksigen (O2) memisahkan diri dari kelompoknya menyebabkan lepasnya elektron sehingga bilangan oksidasinya meningkat maka terjadilah kenaikan temperatur nyala api yang diakibatkan reaksi pembakaran cepat. Aliran udara yang diinduksi secara magnetis oleh medan magnet di sekitar nyala api menyebabkan konveksi di sekitar nyala api, yang menghasilkan perubahan penurunan ketinggian nyala api.
Copyrights © 2022