Henti jantung adalah hilangnya fungsi jantung secara mendadak disebabkan adanya penebalan otot jantung umumnya dikarenakan hipertensi dan kelainan jantung membuat orang cenderung terkena cardiac arrest. Kasus hipertensi diwilayah kelurahan payo lebar ada 1.306 kasus dan 12 penyakit jantung koroner. Jika masyarakat yang pertama kali menemukan korban henti jantung perlu mengerti RJP agar bisa menolong sampai petugas mengambil alih, RJP merupakan intervensi untuk mempertahankan fungsi vital korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh praktik resusitasi jantung paru terhadap kemampuan penanganan cardiac arrest pada masyarakat kelurahan payo lebar kecamatan jelutung RT 029. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan eksperiment dengan rancangan Poss test-only Control Design. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 15 responden pada kelompok kontrol dan 15 responden pada kelompok ekperimen dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Cluster Sampling. Analisis ini menggunakan analisis beda rata-rata dan alat ukur yang digunakan lembar cheklist dan simulasi kasus. Didapatkan dari hasil analisi uji beda rata perbandingan kemampuan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen nilai p-value = 0.004 ( 0.05). Dinyatakan bahwa terdapat perbandingan kemampuan responden kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen pemberian praktik resusitasi jantung paru.
Copyrights © 2022