EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani
Vol 6, No 2: November 2022

Pengembangan Perilaku Cinta Damai melalui Biblioterapi

Sjeny Liza Souisa (Institut Agama Kristen Negeri Ambon)
Hendrik Tuaputimain (Institut Agama Kristen Negeri Ambon)
Denissa A. Luhulima (Institut Agama Kristen Negeri Ambon)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2022

Abstract

Gereja Protestan Maluku (GPM) Haria is one of the congregations in the Lease islands Klasis service area which continues to strive to foster and develop peace-loving behavior for children, adolescents, youth, and adults. This is done because of past experiences where there were frequent quarrels and disputes with the GPM Porto congregation, which not only impacted the loss of property but also lost lives. The conflict between GPM Haria and Porto congregations impacted not only the implementation of the learning process in schools and the congregation but the learning process was also eliminated. But there is also a feeling of insecurity and not peace in the two countries because of mutual suspicion of each other. The church has taken various steps to minimize and even prevent conflict from happening again. One of the steps used is bibliotherapy. This study aims to determine how much peace-loving behavior is developed through bibliotherapy. The results showed an increase or difference before and after the bibliotherapy treatment.  So bibliotherapy effectively improves adolescents' peaceful behavior in GPM Haria Lease islands Klasis, in Saparua island.AbstrakJemaat GPM Haria adalah salah satu jemaat yang ada dalam wilayah pelayanan Klasis Pulau-Pulau Lease, yang terus berupaya untuk menumbuhkan dan mengembangkan perilaku cinta damai baik bagi anak, remaja, pemuda maupun orang dewasa. Hal ini dilakukan karena pengalaman-pengalaman masa lampau di mana sering terjadi pertengkaran dan perselisihan dengan jemaat GPM Porto dan  bukan hanya berdampak pada kehilangan harta benda tetapi juga kehilangan nyawa. Konflik yang terjadi antara jemaat GPM Haria dan Porto ini membawa dampak bukan hanya kepada pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah maupun di jemaat yakni proses pembelajaran ditiadakan. Tetapi juga muncul perasaan tidak aman dan tidak damai pada dua negeri, karena adanya saling curiga satu dengan yang lain. Untuk meminimalisir bahkan mencegah terjadi lagi konflik maka pihak gereja telah melakukan berbagai langkah. Salah satu langkah yang dipakai adalah melalui biblioterapi. Tujuan penelitian ini  adalah mengetahui seberapa  besar  pengembangan perilaku cinta damai melalui biblioterapi. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan atau ada  perbedaan  sebelum  dan  sesudah diberikan perlakuan biblioterapi, sehingga biblioterapi efektif dalam meningkatkan perilaku cinta damai remaja di jemaat GPM Haria Klasis Pulau-pulau Lease, di Pulau Saparua.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

epigraphe

Publisher

Subject

Arts Humanities Social Sciences Other

Description

EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani merupakan wadah publikasi hasil penelitian teologi yang berkaitan dengan pelayanan Kristiani, dengan nomor ISSN: 2579-9932 (online), ISSN: 2614-7203 (print), diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Torsina ...