AbstrakPendidikan non formal merupakan salah satu alternative penyebaran ilmu pengetahun ditengah maraknya isu ketimpangan sosial, ketidak merataan pembangunan infrastruktur pendidikan, hingga minimnya tenaga pendidikan formal di Indonesia. Bahkan beberapa regualsi mendorong agar terciptanya pemerataan penyebaran pengetahuan melalui pendidikan non formal salah satunya adalah pendirian taman bacaan masyarakat(TBM). Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran TBM Delima dalam pengembangan masyarakat, secara spesifik akan melihat pendekatannya, pelibatannya, dan pelaksanaannya. Metode penelitian ini menggunakan deksriptif kualitatfi dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Temuan lapangan menunjukan bahwa pendekatan dalam proses pemberdayaan yang disingkat dengan istilah 5P yaitu pemungkiman, penguatan, pelindungan, penyokongan, dan pemeliraan. Selanjutnya Selanjutnya pelibatan masyarakat dengan melakukan berabagai kegiatan secara partisipatif. Bentuk kegiatannya antara lain adalah: mengdakan forum dan dengan mendongengkan kisah-kisah nabi, membuat paguyuban ibu-ibu, dan juga melaksanakan kegiatan pada hari bersejarah. Sedangkan pelaksanaan atau implementasi program ini memiliki tiga unsur yaitu unsur pelaksana, program yang dilaksanakan, dan kelompok sasaran.
Copyrights © 2022