Hadits dalam usaha untuk mengetahui apakah shahih ataukah tidak maka perlu dilakukan takhrij sehingga diketahui prihal tersebut. Takhrij merupakan upaya nan dilakukan untuk meneliti sebuah hadits yang disabdakan dari Nabi, dengan mengetahui sumber atau asal usul, periwayat dan juga syahid dan muttabi pada sebuah hadits. Pada penelitian ini digunakan metode penelitian pustaka yang merukapakan suatu penelitian nan dilakukan dengan melakukan penelaahan pada sejumlah pustaka pada acuannya. Pustaka bersumber kepada buku, jurnal, makalah dan juga hasil penelitian yang pernah dilakukan. Metode penelitian pustaka mengkaji penelitian yang dilakukan oleh orang lain, dalam penelitian pustaka ini dilakukan pada kitab-kitab hadits Nabi Muhammad SAW. Berdasarkan takhrij nan mana telah dilakukan maka diketahui bahwa pada potongan hadits مَنْ قَاتَلَ لِتَكُونَ كَلِمَةُ اللَّهِ هِيَ الْعُلْيَا yang terdapat dalam kitab Mu‟jam Mufahras Li Alfazh al-Hadits an-Nabawi merupakan hadits shahih, hal ini diketahi karena 1) sanadnya nan tersambung, 2) rawinya bersifat adil dan dhabit, 3) tidak terdat syadh dan illah.
Copyrights © 2022