Pengembangan model pembelajaran sedemikian rupa menarik perhatian para sarjana dan pakar serta memberikan kontribusi terhadap berbagai variasi dan inovasi model dan perangkat pembelajaran. Namun, guru sebagai instrumen pendidikan tetap harus melakukan akselerasi, terutama pada inovasi model pembelajaran. Penelitian ini akan menguji dan pada tahap tertentu, mengusulkan perspektif model pembelajaran berbasis masalah berdasarkan bukti ilmiah dan akurasi statistik, yang oleh karena itu merupakan studi kuantitatif yang mengandalkan pendekatan Quasi-eksperimental. Analisis deskriptif dalam penelitian ini digunakan untuk mendeskripsikan data penelitian yang disajikan dalam bentuk tabel dan untuk memudahkan pembaca dalam mencerna hasil penelitian. Hasil penelitian akan menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis, dimana progresivitas terjadi setelah kelas eksperimen menerapkan model pembelajaran berbasis masalah dengan nilai mean 87,50 dan untuk Hasil Belajar sebesar 94,08 dan p-value < 0,001. Sedangkan kelas kontrol yang tidak menerapkan model yang sama menghasilkan nilai rata-rata 43,46 untuk kemampuan berpikir kritis dan 41,50 untuk hasil belajar dengan p-value < 0,001.
Copyrights © 2022