Rendahnya literasi baca-tulis siswa terlihat dari kurangnya minat membaca siswa dilihat dari sedikitnya siswa yang berkunjung ke perpustakaan serta sedikitnya jumlah bahan bacaan dan variasi bahan bacaan yang tersedia di kelas sehingga siswa masih terbata-bata dalam membaca, bahkan beberapa masih mengeja. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui tingkat kemampuan literasi baca tulis siswa kelas 3 di SDN 30 Ampenan (2) Mengetahui seberapa besarkah tingkat kemampuan literasi baca-tulis yang paling tinggi di kelas 3 SDN 30 Ampenan. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek uji coba penelitian yakni peserta didik kelas 3 di SDN 30 Ampenan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa didapatkan bahwa 64 siswa kelas 3 yang menjadi sampel penelitian sebanyak 21 orang siswa atau 32,8% siswa kemampuan literasi baca-tulisnya berada dalam kategori tinggi, dan sebanyak 29 siswa atau 45,3% siswa berada dalam kategori sedang, serta sebanyak 14 siswa atau 21,9% siswa berada dalam kategori rendah. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan literasi baca-tulis siswa kelas 3 berada dalam kategori sedang dengan persentase 45,3%.
Copyrights © 2022