Masa remaja seringkali dianggap sebagai masa paling krusial dalam hidup seseorang, masa remaja bukan hanya sebagai transisi antara masa anak-anak menuju dewasa. Namun, pada masara remaja seseorang sedang dalam proses pencarian jati diri. Mereka yang berada dalam fase remaja cenderung memiliki semangat dan motivasi yang tinggi untuk mencoba banyak hal. Maka tak heran ketika masa remaja seseorang terlihat tidak memiliki rasa takut dan beban saat mencoba hal baru. Perbedaan sikap dan pandangan atau konsep diri yang dimiliki remaja antar satu sama lain tetunya berbeda, hal ini dipengaruhi lingkungan, tingkat emosi dan juga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana konsep diri yang dimiliki remaja putus sekolah. Berbgai data diperoleh melalui observasi, wawancara maupun dokumentasi dengan pendekatan kualitatif-fenomenologi. Setelah dilakukan penelitian pada tiga (3) subjek yang dipilih diperoleh hasil bahwa pada saat remaja pertama kali putus sekolah mereka memiliki perasaan pesimis dan seperti tidak memiliki arah tujuan. Namun, seiring berjalannya waktu mereka mampu memikirkan jalan keluar sehingga konsep diri positif lebih dominan disbanding konsep diri negatif.
Copyrights © 2022