Analisis kelayakan investasi penambangan terbuka pada PT Gerbang Daya Mandiri yang merupakan perusahaan tambang batubara di Provinsi Kalimantan Timur bertujuan untuk mengetahui dengan adanya penambahan cadangan batubara sebesar 1.031.389 ton dan nisbah pengupasan atau stripping ratio (SR) 12,36 apakah masih layak untuk dilakukan kegiatan penambangan dengan waktu 3 (tiga) tahun. Analisis kelayakan investasi dilakukan berdasar konsep aliran kas diskonto sebagai dasar analisis komponen-komponen biaya kapital, biaya produksi, tingkat produksi batubara dan perkiraan harga jual batubara sebagai masukan utama. Indikator utama yang digunakan untuk menentukan kelayakan investasi adalah net present value (NPV), return of investment (ROI) dan payback period (PBP). Studi ini menganalisis data bisnis yang sudah berjalan dari tahun 2017 sampai dengan 2019, dan analisa bisnis 3 tahun setelahnya sampai dengan 2023. Berdasarkan proyeksi aliran kas diperoleh kriteria penilaian investasi, didapatkan NPV $ 21,939,739 dan ROI 15,6%, dengan periode pengembalian investasi selama 6,3 tahun. Berdasarkan hasil analisis sensitivitas dapat diketahui bahwa kelayakan proyek penambangan batubara tambang terbuka PT Gerbang Daya Mandiri sensitif terhadap perubahan faktor biaya produksi dan harga batubara. Kajian sensitivitas di atas menunjukkan bahwa NPV penambangan batubara PT Gerbang Daya Mandiri masih positif pada harga jual batubara mengalami penurunan sampai mendekati 5% dari harga dasar yang digunakan pada evaluasi kelayakan investasi. Demikian pula untuk parameter biaya operasi, jika mengalami peningkatan sampai mendekati 9% masih memberikan NPV yang positif.
Copyrights © 2022