Jembatan Loa Haur merupakan sebuah jembatan tipe rangka baja dengan bentang 60 meter dibangun pada tahun 1992 yang terletak pada Jalan Poros Samarinda – Tenggarong, Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. Akibat kondisi lalu lintas dan beban kendaraan yang melintas semakin meningkat di jembatan Loa Haur, untuk keamanan dan kenyamanan pengguna, di perlukan evaluasi struktur jembatannya. Salah satu bagian struktur yang akan dievaluasi pada penelitian ini yakni mutu beton yang terpasang saat ini terhadap standar spesifikasi Bina Marga khususnya sisa kekuatan tekan beton jembatan dengan batas minimal mutu beton 250 Kg/cm2, atau 20 MPa. Pengujian ini mengambil metode non destructive menggunakan alat Hammer test dan alat Ultrasonic Pulse Velocity Test. Pengujian diawali dengan alat rebar locator yang bertujuan untuk mendeteksi diameter dan posisi tulangan dalam elemen beton, serta ketebalan selimut beton dengan memanfaatkan medan elektromagnetik, yang mudah terpengaruh oleh adanya logam/metal berupa tulangan baja di dalam beton, karena alat Ultrasonic Pulse Velocity Test sangat terganggu bila melewati baja tulangan. Dilanjutkan dengan pengujian menggunakan alat Hammer test dengan mengambil sebanyak 120 titik pada abutmentt dan 63 titik pada Pelat lantai. Untuk alat UPV dengan metode Tidak Langsung mengambil sampel sebanyak 49 titik pada abutmentt dan 20 titik pada plat lantai jembatan. Hasil analisis pengujian diperoleh nilai kekuatan tekan beton menggunakan alat Hammer test pada abutment dan pelat lantai jembatan masih memenuhi standar spesifikasi jembatan yaitu sebesar 479 kg/cm2 dan 454 kg/cm2 , sedangkan nilai kekuatan tekan beton hasil uji UPV pada abutment dan pelat lantai juga masih memenuhi standar spesifikasi jembatan yaitu sebesar 265 kg/cm2 dan 243 kg/cm2.
Copyrights © 2022