HERBAPHARMA : Journal of Herb Farmacological
Vol 4 No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 Desember 2022

UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN FACIAL WASH GEL EKSTRAK KULIT KENTANG (Solanum tuberosum L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Propionibacterium acnes PENYEBAB JERAWAT

Fina Nurhidayani (STIKes Muhammadiyah Kuningan)
Nur Azizah (STIKes Muhammadiyah Kuningan)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2022

Abstract

Jerawat merupakan masalah kulit yang disebabkan oleh bakteri yaitu bakteri Propionibacterium acnes. Mengatasi masalah jerawat dapat dilakukan dengan menggunakan bahan alami seperti kulit kentang (Solanum tuberosum L.). Kulit kentang mengandung senyawa flavonoid dan polifenol yang memiliki efek antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas sediaan facial wash gel ekstrak kulit kentang terhadap pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes dengan berbagai konsentrasi ekstrak yaitu 5%, 10%, 15%, dan 20% melalui zona hambat yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji aktivitas antibakteri metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa facial wash gel ekstrak kulit kentang pada konsentrasi 5%, 10%, dan 15% tidak memiliki aktivitas anti bakteri. Sedangkan sediaan facial wash gel dengan konsentrasi ekstrak 20% memiliki aktivitas antibakteri melalui zona hambat sebesar 3,7 mm, 4,7 mm, dan 2,6 mm. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sediaan gel pembersih wajah ekstrak kulit kentang 20% ​​memiliki efektivitas dalam menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Kata Kunci: facial wash gel, kulit kentang, Propionibacterium acnes, zona hambat.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

herbapharma

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Journal of Herbs and Farmacological HERBAPHARMA is an essential reference filled with recent research and other valuable information associated with herbs, spices, and medicinal plants. The Journal serves as a focus point through which investigators and others may publish material of importance to ...