Belum lama ini seorang hacker bersamarkan nama bjorka menjadi pembahasan hangat pada media sosial. Dikarenakan gerakannya meretas beraneka macam data pribadi pada kalangan masyarakat sekalipun dokumen pemerintah yang sering sebagai tujuan aksinya. Terlebih sebagian besar dokumen diduga kepemilikan Presiden Indonesia Joko Widodo telah dibongkar. Gerakan hacker bersamarkan nama Bjorka membongkar data pribadi kepemilikan pemerintah juga meraih dukungan dari sebagian besar warga netizen pada media sosial. Pada kasus ini penulis memakai metode Support Vector Machine guna menghasilkan tahapan optimal. Seiring meningkatnya penggunaan Twitter, media sosial yang berkomputasi dengan waktu nyata terhadap masyarakat mampu mengirimkan berbagai ungkapan maupun tanggapannya pada aksi yang dilakukan oleh bjorka, perlu dirancangnya sistem yang sanggup mengklasifikasi sejumlah cuitan berbobotkan opini mengarah pada suatu kelas, tergolong positif, negatif dan netral.
Copyrights © 2022