Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efisiensi, kompetisi, dan inklusi terhadap stabilitas perbankan di Indonesia, serta membandingkan stabilitas antara bank syariah dan bank konvensional di Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah bank syariah dan bank konvensional yang terdaftar di OJK selama periode 2017 – 2019. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 10 perusahaan perbankan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan masing-masing bank. Stabilitas bank diukur dengan proksi zscore dan rasio non performing financing/loan (NPF/L). Penelitian ini menggunakan regresi data panel dengan model random effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi berpengaruh positif terhadap Zscore, namun sebaliknya berpengaruh negatif terhadap NPF/L. Kompetisi tidak berpengaruh terhadap Zscore, namun berpengaruh negatif terhadap NPF/L. Hasil ini mengonfirmasi teori competition fragility. Inklusi tidak berpengaruh terhadap Zscore, namun berpengaruh positif terhadap NPF/L. Perbandingan efisiensi, kompetisi dan inklusi menunjukkan tidak adanya perbedaan antara bank syariah dan bank konvensional. Penelitian ini juga menunjukkan adanya perbedaan stabilitas bank yang diukur dengan Zscore, dengan bank konvensional lebih stabil. Sedangkan stabilitas yang di ukur dengan NPF/L menunjukkan tidak adanya perbedaan antara bank syariah dan bank konvensional.
Copyrights © 2023